Artikel
Ath Thib Holistic
13
Mei
2020
  • By admin
  • in info kesehatan

Manfaat Temu Putih, Saudara Kunyit Kuning Dengan Segudang Khasiat

Kunyit identik dengan warnanya yang kuning-jingga, namun ada juga kunyit putih atau dikenal dengan nama temu putih. Nah, manfaat temu putih untuk kesehatan ternyata juga tidak kalah dibanding saudaranya tersebut. Apa saja itu?

Temu putih (Curcuma zedoaria) adalah tanaman semusim dengan karakteristik daun berbentuk bundar dan berwarna hijau muda. Rimpang kunyit putih tumbuh pendek, banyak serat, berwarna pucat, serta memiliki bau yang khas dan rasa yang pahit.

Meski tidak sepopuler kunyit kuning, temu putih juga sudah banyak digunakan sebagai obat tradisional di Tiongkok maupun Jepang. Pasalnya, ia memiliki kandungan dengan potensi besar untuk dikembangkan menjadi obat yang digunakan dalam dunia medis modern.

Kandungan dan manfaat temu putih untuk Kesehatan

 

Temu putih merupakan tanaman herbal yang terkenal karena mengandung senyawa kimia bernama kurkuminoid dan flavonoid. Namun, rimpang kunyit putih ini juga mengandung minyak atsiri, astringensia, sulfur, dan sedikit lemak.

Kandungan lain yang memiliki potensi untuk kesehatan manusia adalah alkaloid, phenol, saponin, glikosida, steroid, dan terpenoid. Berdasarkan kandungan-kandungan tersebut, manfaat temu putih untuk kesehatan antara lain : 

 

  • Meringankan gejala tidak enak badan

Tidak enak badan memang bukan istilah medis, namun masyarakat mengenalinya sebagai kumpulan gejala, seperti demam, batuk, perut kembung, muntah, hingga badan terasa menggigil. Berdasarkan penelitian, semua gejala tersebut dapat menjadi lebih ringan jika Anda mengonsumsi temu putih.

Manfaat temu putih ini juga berkaitan dengan sifatnya yang mirip obat ekspektoran dan penawar rasa sakit. Temu putih juga bisa bersifat diuretik alias memperlancar pembentukan urine sehingga tubuh akan mengeluarkan racun lewat buang air kecil.

 

  • Menghambat pertumbuhan sel kanker

Manfaat temu putih ini didapat dari kandungan kurkuminoid, flavonoid, bisdemothxycurcumin, demothxycurcumin, dan ethyl pmethoxycinnamate yang dipercaya sebagai zat antikanker. Sebuah penelitian mengungkap kandungan-kandungan tersebut dapat mencegah beberapa jenis kanker, seperti kanker ovarium dan kanker usus besar.

Penelitian lain mengungkap bahwa pemberian ekstrak sederhana temu putih dapat menurunkan keganasan pertumbuhan sel tumor. Meski demikian, klaim ini baru sebatas diuji pada tikus laboratorium sehingga efektivitas penggunaannya pada manusia masih perlu dikaji lebih dalam.

Pada pengobatan China, temu putih telah digunakan pada treatment kanker serviks. Hasil penelitian oleh Lee dan Hin, 1988 "Antimutagenic Activity Of Extracts From Anticancer Drugs In Chinese Medicine", menunjukkan bahwa ekstrak air dari Curcuma zedoria menghasilkan aktivitas antimutagenic terhadap mutasi yang diinduksi.

Keberadaan temu putih sebagai anti kanker, mampu menurunkan ukuran tumor. Hal ini diperkuat oleh Kim, 2000 "Antitumor, Genotoxicity And Anticlastogenic Activities Of Polysaccharide From Curcuma zedoaria". Tidak perlu diragukan lagi, bagi pengidap tumor dan kanker atau yang tidak ingin mengalaminya, mulailah mengonsumsi temu putih di waktu yang tepat.

  • Menghambat perkembangan bakteri

Pemberian ekstrak temu putih juga dapat menghambat perkembangan bakteri Streptococcus viridans. Bakteri ini di antaranya dapat menyebabkan sepsis dan pneumonia pada orang neutropenia (memiliki neutrofil yang sangat sedikit dalam darah), hingga mengakibatkan sepsis dan meningitis pada bayi.

Penelitian lain juga mengungkap manfaat temu putih sebagai antimikroba untuk bakteri Gram positif maupun negatif. Bakteri tersebut antara lain Pseudomonas aeruginosa, Bacillus subtilis, dan Staphylococcus aureus.

  • Mengatasi gejala alergi

Temu putih juga diyakini dapat mengatasi alergi karena mampu menghambat pelepasan beta-hexosaminidase yang mengakibatkan munculnya gejala ini. Manfaat temu putih tersebut didapat dari kandungan kurkumin di dalamnya.

  • Penawar racun

Temu putih juga dipercaya bisa menjadi penawar racun ular atau hewan berbisa lain. Pasalnya, kandungan dalam temu putih dapat merusak neurotoksin dan enzim pada racun ular yang bisa melumpuhkan tubuh bila tidak segera diatasi.

  • Sebagai Antioksidan

Selama ini kita mengenal banyak produk berbahan teh hijau sebagai makanan atau minuman, maupun sebagai bahan dasar utama skincare, karena antioksidannya yang tinggi. Namun ternyata dalam penelitian Mau dan kawan-kawan, 2003 dikutip oleh Farmasi UGM, menunjukkan bahwa temu putih memiliki senyawa yang beraksi sebagai antioksidan.


  • Menurunkan Berat Badan

Antioksidan yang dikonsumsi secara teratur dan jumlah yang seimbang pun bisa membantu menurunkan berat badan. Temu putih juga bisa dijadikan alternatif lain untuk membantu meluruhkan lemak jikalau ingin mencoba cara yang alami.

  • Mengatasi Cemas dan Stres

Banyak yang beranggapan kalau jerawat muncul kalau mood enggak baik. Sebenarnya hal ini bisa saja terjadi, atau yang biasa disebut sebagai psikosomatis.

Psikosomatis merupakan suatu keadaan sakit fisik yang diakibatkan oleh stres dan kecemasan. Sakit yang dialami setiap orang akan berbeda, bisa pada kulit tidak sehat, badan mudah lelah, dan sebagainya.

Nah, si temu putih ini dipercaya mampu mengatasi stres dan cemas. Hal ini diperkuat berdasarkan studi yang menunjukkan bahwa ekstrak petroleum eter dan kloroform yang terkandung di dalamnya mampu menenangkan diri untuk mengatasi stres. Sehingga kulit dan fisik pun terjaga kondisinya untuk selalu tampil cantik.

  • Kandungan Minyak Atsiri

Temu putih juga memiliki kandungan minyak atsiri atau essential oil yang selama ini dipercaya bermanfaat untuk membuat kulit sehat. Minyak atsiri pun juga mampu mengatasi gangguan pencernaan. Anda cukup mengunyah secara langsung temu putih ini yang telah dikupas dan dicuci bersih.

  • Mengurangi Napas Bau

Napas bau sudah pasti akan mengganggu segala aktivitas sehari-hari, terutama ketika harus bertemu banyak orang. Nah cara pengaplikasiannya sama, cukup mengunyah temu putih beberapa saat.

  • Mengatasi Demam

Tidak hanya di Indonesia, ternyata di Brasil juga menggunakan temu putih sebagai obat penurun panas. Aktivitas ini dikarenakan adanya senyawa curcumenol yang dapat membantu mengatur suhu dalam tubuh. Sangat baik bagi penderita demam.

  • Melancarkan Peredaran Darah

Terdapat senyawa kimia dalam Curcuma zedoria yang mampu melancarkan peredaran darah dalam tubuh.

  • Mengurangi Bengkak dan Rasa Linu

Sederhana saja, dengan bahan dapur temu putih ini anda bisa mengatasi sakit bengkak maupun rasa linu. Cukup membalurkan parutan temu putih yang dicampur dengan minyak kelapa pada anggota tubuh yang bengkak atau anda rasa linu akibat kondisi tertentu.

  • Penambah Nafsu Makan

Terkadang perut terasa mual atau tidak enak membuat nafsu makan berkurang, maupun keadaan anak yang tanpa sebab susah makan pasti membuat ibu khawatir. Temu putih dengan kandungan kurkuminoidnya berfungsi untuk membantu mengatasi mual dan memulihkan kembali nafsu makan.


 

Cara Mengolah:

- Ambil temu putih yang sudah siap panen, kira-kira usia 2 tahun kemudian diiris tipis-tipis.

- Irisan tersebut dikeringkan untuk menjaga zat aktif di dalamnya, gunakanlah kain hitam sebagai penutup.

- Temu putih yang sudah keding silahkan ditumbuk halus.

 

Cara Minum:

- Masukkan 1 sendok teh serbuh temu putih tadi ke dalam gelas, kemudian seduh menggunakan air hangat 250 ml.

- Sebagai pencegahan cukup diminum 1 gelas sehari setelah makan atau 2 hari sekali.

- Sebagai proses pengobatan bisa dikonsumsi 3 kali sehari setelah makan.

 

Sumber artikel :

https://hot.liputan6.com/read/4105047/10-manfaat-temu-putih-untuk-kecantikan-dan-kesehatan-sering-diabaikan#

https://www.sehatq.com/artikel/manfaat-temu-putih-saudara-kunyit-kuning-dengan-segudang-khasiat

 

repost : https://thibholistic.com//